Pesan Barang Lewat Ekspedisi, tapi yang Datang Sabun? Mereka ini Pelakunya – Fajar
Kriminal

Pesan Barang Lewat Ekspedisi, tapi yang Datang Sabun? Mereka ini Pelakunya

kariawan Jne nakal yang sering berlaku curang

old.fajar.co.id, PALANGKA RAYA – Enam pengawai JNE terpaksa berurusan dengan kepolisian. Mereka dibekuk lantaran mencuri barang pengiriman milik konsumen. Modusnya mengganti barang berharga dengan sabun dan obat nyamuk. Barang bukti berhasil diamankan tiga unit ponsel berbagai merek dan satu buah jam tangan. Kini mereka meringkuk dalam sel tahanan Polres Palangka Raya.

Mereka diciduk di rumah masing-masing, Rabu (21/6). Keenam karyawan ini bertugas di bagian gudang, yakni Mahliannor (25) warga Jalan Kalimantan, Sukanda (21) warga Jalan Menteng, Isprianto (22) warga Jalan Mendawai, Iqbal Saifullah (22) warga Karanggan, Herliyadi Irawan (26) warga Desa Babai, Barito Selatan (Barsel) dan M Said (28) warga Jalan Kalimantan.

Kapolres Palangka Raya AKBP Lili Warli mengatakan aksi para pelaku telah berlangsung dua bulan dan berdasarkan pengakuan mereka sudah meraub keuntungan sebesar Rp 35 juta. Dengan melakukan aksi secara bersama-sama.

“Pelaku ditangkap atas kerjasama Reskrim, Tim Puma dan Intelmob yang mengamakan 6 pelaku curat (pencurian dengan pemberatan). Mereka karyawan zne dan nmelakukan pencurian dengan membongkar paketan yang ada lalu diambil paketan diganti barang lain, seperti obat nyamuk atau sabun,” ucapnya didampingi Wakapolres Kompol Bronto.

Lili menerangkan satu pelaku lain masih dalam DPO tetapi identitas dan ciri telah teridentifikasi oleh personil Sat Reskrim dan semoga tak lama akan diringkus. Para pelaku melakukan pencurian dengan pemberatan secara terorganisir karena adanya kesempatan dan mengetahui persis posisi circuit closed television (CCTV).

“Mereka ini rapi dalam beraksi, mereka tahu CCTV. Peranan mereka karyawan gudang dan aksinya sejak Mei-Juni. Mereka hapal karena  sudah bekerja di lokasi selama tiga tahun, jadi seluk beluknya tahu,” ucapnya didampingi juga Kabag Ops Kompol ani Maryani serta Kasat Reskrim AKP Ismanto Yuwono.

Pamen Polri ini menceritakan pengungkapan ini berdasarkan hasil penyelidikan tim gabungan. Yakni berawal dari salah satu warga yang melapor atas peristiwa tersebut. Hingga didapatkan informasi bahwa diduga para pelaku melakukan tindak pidana. Meraka setiap kali beraksi selalu berkunpul di gudang JNE.

“Nah mereka ini hari ini diduga hendak melakukan pencurian kembali. Dengan segera tim gabungan unit resmob satreskrim Polres,unit resmob Polsek Sebangau. Tim CRT PUMA intelmob brimobda polda kalteng. mengamankan pelaku tersebut, ” tegas Lili.

Sementara itu, satu pelaku Mahliannor (25) mengakui perbuatan tersebut karena terpaksa, sebab mereka hanya mendapatkan gaji kecil tetapi selalu bekerja ekstra tanpa uang lembur.

”Kami akui semua itu, ini terpaksa Pak, gaji kami kecil, mana mau Lebaran dan lainnya tapi kami menyesal,” ucapnya tertunduk lesu.

Dia menambahkan aksi itu dilakukan awal mulanya karena iseng tetapi tidak ketahuan hingga akhirnya bersama lima pelaku lain sepakat untuk mencuri dan uang hasil penjualan digunakan untuk kehidupan sehari-hari.

“Ini kami menyesal tapi kami siap bertanggungjawab,” pungkas warga Jalan Kalimantan ini. (daq/vin)

Most Popular

To Top